Listrik tenaga surya, calon energi masa depan
Membuat listrik tenaga surya dapat dilakukan menggunakan solar panel. Indonesia merupakan salah satu negara dengan intensitas sinar matahari yang tinggi. Oleh sebab itu, pengembangan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) dan penggunaan listrik tenaga surya dapat menjadi alternatif energi yang ramah lingkungan di masa depan.
Penggunaan panel surya
Untuk mengubah sinar matahari menjadi listrik, dibutuhkan alat yang bernama panel surya atau solar cell. Panel surya ini menyerap sinar matahari sebelum diproses oleh sistem fotovoltaik sehingga dapat diubah menjadi energi listrik DC. Oleh karena itu, semakin besar intensitas cahaya matahari, maka semakin besar pula listrik yang dihasilkan.
Ada 3 jenis panel surya yang bisa dipilih sebagai perangkat pengubah sinar matahari menjadi energi listrik.
Thin Film Photovoltaic
Panel yang memiliki dua lapis ini mempunyai efisiensi modul hingga 8,5%, karena memiliki lapisan amorphous dan mikrokristal-silikon. Terlebih lagi, sekarang ini ada jenis Thin Film Junction PV 3 lapis yang lebih efisien dalam menghasilkan listrik hingga 45%.
Monokristal
Panel surya dengan efisiensi hingga 15% ini sangat cocok untuk tempat dengan kondisi ekstrim dengan intensitas sinar matahari yang besar, sehingga kurang efektif jika digunakan ditempat minim cahaya matahari.
Polikristal
Panel surya ini membutuhkan lahan yang luas supaya dapat menghasilkan energi listrik. Panel ini memiliki susunan kristal acak, jika dibandingkan dengan panel surya monokristal, panel surya polikristal memiliki efisiensi yang lebih rendah, jadi harganya pun cenderung lebih terjangkau.
Manfaat Penggunaan Panel Surya
Dalam pemasangan solar panel, Anda memerlukan biaya yang cukup banyak. Akan tetapi, jika dihitung untuk jangka panjang, Anda akan lebih berhemat dalam pengeluaran listrik. Itulah sebabnya banyak orang berminat untuk menggunakan panel surya.
Selain hemat, ada beberapa keuntungan lainnya seperti;
- Sumber energi melimpah
- Ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi
- Hemat bahan bakar
- Bisa dipasang dimana saja, seperti atap rumah dan lampu penerangan jalan umum
- Bersifat modular, yaitu cara merangkai modul cukup mudah, baik dirangkai secara seri ataupun paralel yang dapat mempengaruhi kapasitas listrik yang dihasilkan
- Bisa dioperasikan secara otomatis
- Mudah dipasang dan biaya perawatannya rendah.
- Dapat digunakan hingga 29-30 tahun.


